5 Cara Cerdas Mengelola Dana Pinjaman 1 Milyar Tanpa Jaminan

5 Mei 2020

Pinjaman modal usaha bisa menjadi salah satu pilihan mengembangkan bisnis Anda semakin besar. Selama Anda tahu cara pengelolaan pinjaman 1 milyar tanpa jaminan, maka pengembangan bisnis bisa maksimal. Jangan sampai Anda menjadikan pinjaman usaha sebagai hutang konsumtif yang bisa mengakibatkan kebangkrutan usaha.

5 Cara Cerdas Mengelola Dana Pinjaman Usaha

5 Cara Cerdas Mengelola Dana Pinjaman 1 Milyar Tanpa Jaminan

5 Cara Cerdas Mengelola Dana Pinjaman 1 Milyar Tanpa Jaminan

Yuk, simak cara cerdas mengelola dana pinjaman usaha berikut!

1. Merencanakan penggunaan dana pinjaman

Langkah awal dalam mengelola dana pinjaman senilai 1 milyar dengan baik adalah membuat perencanaan secara matang. Ada baiknya Anda berdiskusi atau konsultasi dengan ahli keuangan sebelum memutuskan pinjam tambahan modal. Setidaknya Anda harus memiliki gambaran mengenai uang yang mengalir ke pos mana saja dan dampak positif bagi perusahaan.

Jangan lupa untuk mendapatkan rincian pendapatan kotor dan bersih dalam menjalankan operasional perusahaan termasuk pembayaran angsuran pinjaman tiap bulan atau jangka waktu tertentu.

2. Konsisten

Sikap konsisten dalam mematuhi setiap rencana keuangan yang telah dirinci detail merupakan prioritas utama. Anda butuh komitmen ketat dalam mematuhi aturan ini. Pasalnya, Anda harus memastikan bahwa finansial perusahaan tetap stabil sampai pinjaman terlunasi dalam kurun waktu tertentu. Jangan sampai semua rencana keuangan Anda berantakan karena prinsip Anda yang berubah-ubah.

3. Pilih produk pinjaman sesuai kebutuhan dan kemampuan perusahaan

Meskipun Anda bisa mendapatkan kemudahan pengajuan dana pinjaman 1 milyar tanpa jaminan, sebaiknya tetap pikirkan rencana secara matang. Jangan lupa untuk meneliti kembali laba perusahaan setiap bulan agar Anda tahu kisaran dana yang sanggup digunakan membayar cicilan perusahaan.

Jangan sampai Anda meminjam dana terlalu banyak yang tidak disertai kemampuan membayar angsuran, ya! Bisa saja usaha Anda macet dan aset disita sebagai langkah tegas ketidakmampuan perusahaan membayar sisa pinjaman.

4. Perhatikan rasio pinjaman

Berapa nilai aset yang Anda miliki saat ini? Sebelum memutuskan untuk pinjam dana, Anda harus tahu pengelolaan pinjaman yang benar. Setidaknya Anda harus membuat prosentase kemampuan membayar angsuran setiap bulan. Rasio angsuran pinjaman yang ideal sekitar 20-30 persen dari keuntungan usaha.

Setidaknya Anda tidak perlu khawatir angsuran pinjaman yang besar akan mempengaruhi beban operasional usaha. Hutang bisa mengembangkan usaha bisa terwujud asal pengelolaan tepat sasaran, ya!

5. Catat arus kas dan membayar angsuran tepat waktu

Selalu catat arus kas perusahaan agar Anda bisa mengevaluasi finansial perusahaan setiap bulan. Dengan catatan arus kas yang bagus, Anda bisa tahu bagaimana uang mengalir masuk dan keluar. Jika ada anggaran yang berlebihan di pos tertentu, Anda bisa melakukan pemotongan atau menambah anggaran pada pos yang paling krusial.

Ketelitian dalam mengelola dana pinjaman yang benar akan membuat Anda bisa membayar cicilan hingga nilai pinjaman lunas. Sebaiknya selalu bayar cicilan tepat waktu agar sistem keuangan Anda senantiasa berjalan lancar.

Selain itu, bayar cicilan tepat waktu bisa mencegah pengeluaran lebih besar karena Anda mendapatkan tambahan denda keterlambatan pembayaran tersebut. Jika memungkinkan untuk membayar seluruh sisa angsuran sebelum tenor habis, sah-sah saja. Hanya saja Anda tetap harus mempertimbangkan konsekuensi terhadap perputaran modal perusahaan.

Pinjam modal usaha bisa dilakukan secara online sebagai wujud perkembangan teknologi dan informasi yang memudahkan masyarakat Millenial. Hanya saja Anda harus tetap memperhatikan kredibilitas penyedia jasa pinjaman dana tersebut.

Pastikan jasa yang menyediakan pinjaman telah terdaftar dan diawasi OJK agar tidak terjadi penipuan pinjaman online yang marak terjadi. Selama Anda memilih layanan jasa pinjaman yang tepat, mau mengajukan pinjaman 1 milyar tanpa jaminan bisa langsung disetujui.

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+