Cara Membersihkan Luka dengan Baik dan Benar

12 Desember 2019

Merawat luka bukan perkara mudah atau gampang, tetapi harus dengan baik dan benar. Luka yang tidak dirawat dengan cara yang benar akan berpotensi lebih tinggi terkena infeksi. Maka dari itu Anda perlu mengetahui cara merawat luka dengan baik dan dan benar. Cara merawat luka dengan baik dan benar adalah dengan membersihkan luka.

Membersihkan luka merupakan salah satu obat untuk mempercepat penyembuhan luka, karena hal tersebut membuat luka terhindar dari kuman dan bakteri yang dapat menyambabkan infeksi.

Cara Membersihkan Luka dengan Baik dan Benar

Cara Membersihkan Luka dengan Baik dan Benar

Cara Membersihkan Luka dengan Baik dan Benar

  1. Cuci tangan Anda terlebih dahulu sebelum mulai membersihkan luka. Cuci tangan Anda dengan air mengalir dan menggunakan sabun. Hal ini untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan bakteri dan kuman yang ada di tangan. Apabila tidak dapat mencuci tangan, gunakan sarung tangan medis supaya tetap steril.
  2. Tekan area yang terluka secara perlahan-lahan agar menghentikan pendarahan jika ada. Kemudian bersihkan luka dengan air bersih yang mengalir selama kurang lebih 5-10 menit. Membersihkan luka dengan air mengalir bertujuan untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada luka.
  3. Keringkan luka dengan kain bersih kemudian oleskan salep atau krim antibiotik pada luka. Oleskan salep atau krim antibiotik tipis-tipis saja dan merata pada luka. Hal ini dapat menjaga kulit agar tetap dalam keadaan yang lembab dan dapat mencegah pertumbuhan jaringan parut pada luka. Apabila timbul ruam dan kulit terasa perih, hentikan pemakaian salep dan krimnya.
  4. Balutlah luka dengan perban. Menutup luka dengan perban bertujuan agar luka tidak terpapar kuman dan bakteri yang dapat mengakibatkan infeksi pada luka. Selain itu hal tersebut juga dapat melindungi luka dari debu. Baca juga artikel tentang mengatasi sakit kepala gue sehat.

Sebenarnya, tidak semua luka harus ditutupi dengan kain perban. Apabila Anda mendapat luka yang sedikit dan tidak dalam, Anda dapat mengganti pemakaian kain perban dengan plester untuk menutupi luka. Jangan lupa untuk mengganti perban atau plester secara rutin, setidaknya Anda harus mengganti kain perban atau plester sehari sekali atau pada saat kain perban basah dan kotor.

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+