Cara Mencegah Terjadinya Penyakit Kulit pada Bayi

23 Maret 2019

Bayi memiliki kulit yang masih rentan, sehingga mudah terkena penyakit kulit. Anda harus berhati-hati menggunakan produk pembersih untuk bayi agar tercegah dari penyakit kulit. Berikut ini cara mencegah terjadinya penyakit kulit pada bayi yang bisa Anda terapkan dengan mudah dan rutin setiap harinya.

Cara Mencegah Terjadinya Penyakit Kulit pada Bayi

Cara Mencegah Terjadinya Penyakit Kulit pada Bayi

Cara Mencegah Terjadinya Penyakit Kulit pada Bayi

1. Pelembap Kulit

Anda bisa mencegah terjadinya penyakit ini pada bayi dengan menggunakan pelembap kulit. Bisa memilih hand body atau pun krim untuk bayi. Gunakan pada kulit bayi secara teratur terutama di siang hari. Anda bisa menggunakannya secara rutin sehabis mandi. Pelembap ini akan membuat kulit bayi aman tanpa risiko terjadi penyakit kulit berupa bintik-bintik merah.

2. Menjaga Kebersihan

Kulit bayi yang mudah teratasi atau pun terinfeksi perlu Anda jaga kebersihan perlengkapan atau daerah tempat bayi berada. Cara menjaga kebersihan ini dimulai dari tubuh bayi yaitu memandikannya secara rutin dua kali sehari. Di pagi dan sore hari, gunakan air hangat kuku agar bayi tidak rewel dan merasa nyaman. Terutama saat hari hujan atau cuaca yang dingin agar bayi tidak masuk angin. Selain itu menjaga kebersihan tempat tidur bayi yang sebaiknya dicuci secara berkala dan dijemur sekali tiga hari agar tidak ada kuman dan bakteri. Selain itu dengan menjaga kebersihan ruangan tempat bayi berada, jangan biarkan ada kotoran atau pun sampah yang terbengkalai.

3. Pakaian yang Lembut

Penyakit kulit pada bayi juga dapat terjadi ketika Anda menggunakan bahan pakaian yang tidak tepat. Pilihlah baju dari bahan lembut dan tentunya menyerap keringat. Ini akan membuat kulit bayi mendapatkan kenyamanan dan tidak merasa gerah. Tidak akan terjadi masalah kulit selama Anda tidak menggunakan pakaian yang dapat memicu gatal dan iritasi pada kulit bayi. Selain memilih pakaian yang tepat, sebaiknya juga mengganti pakaian bayi secara rutin dua kali sehari. Tujuannya agar kebersihan tetap terjaga dan tidak ada masalah keringat yang dialami karena pakaiannya telah kotor dengan keringat.

4. Sabun yang Aman

Sabun merupakan perlengkapan bayi yang penting dan utama digunakan. Pastikan Anda memilih sabun bayi yang aman agar tidak terjadi masalah kulit pada bayi. Pilihlah sabun khusus bayi dengan pH yang seimbang dan juga kalau bisa memilih yang telah teruji secara klinis agar terjamin keamanannya. Tidak hanya sabun mandi, tetapi juga sabun pembersih perlengkapan bayi dan sabun untuk pencucian pakaiannya. Jangan menggunakan sembarangan sabun yang akan berisiko bagi bayi. Anda bisa memilih sabun yang aman dengan melihat komposisi pada bagian kemasan sabun. Hindari yang menggunakan alkohol dan bahan kimia lainnya yang berbahaya.

5. Tidak Berjemur Terlalu Lama

Berjemur di pagi hari untuk bayi memang baik untuk mendapatkan vitamin D secara alami. Hanya saja penting untuk diketahui bahwa kulit bayi tidak bisa terlalu lama dijemur di bawah sinar matahari yang akan berisiko terkena penyakit kulit. Cukup jemur selama 15 sampai 30 menit saja setiap pagi di antara jam 7 sampai jam 8 pagi.

6. Kelembapan Ruangan

Ruangan yang lembap akan berisiko bakteri dan kuman bisa berkembang lebih cepat. Jadi pastikan sirkulasi ruangan kamar di mana bayi tertidur berlangsung dengan lancar. Ruangan dijamin tidak lembap, sehingga kulit bayi tetap aman.

Terapkan cara mencegah terjadinya penyakit kulit pada bayi ini secara tertib. Anda tidak akan mengeluarkan biaya banyak untuk melakukan pengobatan. Cara ini pun bisa diterapkan dengan mudah. Anda bisa menggunakan sabun yang aman dengan melihat spesifikasinya di rinso.com.

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+