Galaktosemia pada Bayi, Ini Gejala yang Dialami

2 November 2018

Galaktosemia sebuah gangguan kesehatan yang dialami bayi karena ketidakmampuannya untuk mencerna gula dari makanan. Jenis gulanya adalah galaktosa yang mirip dengan zat gula yang ada pada kandungan AsiI atau pun olahan susu formula. Bayi jelas mengonsumsi ASI dan susu formula sebagai asupan nutrisi. Berikut ini gejala dari galaktosemia yang terjadi pada bayi.

Galaktosemia pada Bayi, Ini Gejala yang Dialami

Galaktosemia pada Bayi, Ini Gejala yang Dialami

1. Tubuh yang Lemas

Bayi yang terkena galaktosemia tidak dapat mengubah gula menjadi energi sehingga mengalami pengendapan gula di dalam darah. Kondisi ini akan membuat tubuh bayi menjadi lemas karena tidak memiliki energi bahkan terlihat pucat dan lesu.

2. Susah Makan

Adakalanya bayi mengalami susah makan di waktu tertentu merupakan hal biasa terjadi namun akan menjadi tidak biasa ketika terus berlanjut. Bayi yang susah makan atau susah diberikan ASI bisa jadi karena mengalami gejala dari galaktosemia. Dampak buruknya akan terlihat pada bobot tubuh bayi Anda yang akan terus menerus atau bobotnya tidak sesuai dengan usia yang dimiliki.

Anda dapat mengatasi masalah susah makan pada bayi ini dengan memberikannya makanan pendamping ASI. Anda bisa membuatnya secara alami dari buah-buahan, sayuran, atau pun lauk-pauk. Anda juga bisa mendapatkannya di toko perlengkapan bayi online orami.com yang menjual makanan pendamping ASI dengan komposisi yang jelas di bagian belakang kemasan.

3. Kejang dan Muntah

Ketika kondisi penyakit ini sudah semakin parah pada tubuh bayi Anda maka akan berdampak buruk dengan terjadinya kejang dan muntah. Kejang yang dialami tidak terjadi sekali saja tetapi selalu terjadi berulang kali. Bayi mengalami muntah setiap kali selesai mengonsumsi susu yang mengandung galaktosa. Anda bisa mengecek komposisi susu pada bagian belakang kemasannya.

4. Diare dan Pendarahan

Anda tidak bisa terus membiarkan kondisi ini terjadi pada bayi tanpa membawanya ke dokter untuk segera ditangani. Dampaknya akan semakin memburuk hingga bayi akan mengalami diare yang berkepanjangan hingga mengalami pendarahan. Jika kondisi ini sudah terjadi segera bawa bayi Anda untuk diperiksa dan diberikan solusi pengobatan dengan secepatnya.

5. Penyakit Kuning

Galaktosemia yang terjadi pada bayi ini dapat dideteksi lebih awal ketika bayi lahir. Anda dapat mengetahuinya beberapa hari setelah bayi minum ASI atau pun susu formula akan muncul penyakit kuning. Ini merupakan gejala awal dari galaktosemia dan Anda bisa segera menangani masalah ini ke dokter yang memahaminya jika diiringi dengan iritasi yang dialami bayi Anda.

Anda harus sangat hati-hati dalam merawat bayi mengingat sistem imunnya yang belum stabil sehingga cenderung berisiko terinfeksi bakteri. Bahkan kondisi tubuhnya yang masih sangat sensitif membuat tubuh bayi mudah terkena alergi bahkan sampai menimbulkan penyakit yang sangat berisiko. Galaktosemia salah satu dari berbagai penyakit yang dapat terjadi pada bayi.

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+