Sebelum Meminjam Dana, Perhatikan Lebih Dulu Bunga yang Dibebankan

4 Mei 2018

Tidak setiap orang memiliki uang yang cukup untuk berbagai kebutuhan yang dimilikinya. Tak jarang orang yang kekurangan dana untuk memenuhi berbagai keinginannya seperti untuk kebutuhan konsumsi atau investasi. Untuk mengatasi hal tersebut, kebanyakan orang biasanya akan mengajukan dana pinjaman tunai kepada lembaga keuangan seperti bank, koperasi atau platform pinjaman online.

Sebelum Meminjam Dana, Perhatikan Lebih Dulu Bunga yang Dibebankan

Sebelum Meminjam Dana, Perhatikan Lebih Dulu Bunga yang Dibebankan

Sayangnya, beberapa orang gegabah dalam melakukan pinjaman dana tunai tanpa memperhitungkan lebih dulu risiko bunga yang akan didapatnya di masa mendatang. Untuk itu, sebelum Anda mengajukan dana pinjaman tunai, perhatikan lebih dulu bunga yang ditawarkan oleh lembaga keuangan tersebut. Jangan sampai beban bunga tersebut akan mengganggu kondisi keuangan Anda di masa depan.

Saat Anda mengajukan kredit uang kepada lembaga keuangan, Anda tentu tidak akan mendapatkannya secara gratis. Biasanya akan dibebankan bunga dari kreditur kepada debitur. Penentuan bunga umumnya disesuaikan dengan suku bunga acuan dari Bank Indonesia serta jenis kredit uang yang Anda ajukan dan kemampuan Anda untuk melunasi pinjaman tersebut.

Pada konsepnya, terdapat dua jenis bunga yang biasanya diterapkan pada lembaga keuangan. Jenis bunga yang pertama adalah bunga flat. Bunga flat atau datar merupakan skema beban bunga yang akan diberikan kepada debitur atau peminjam dengan persentase bunga yang sama di tiap periodenya. Skema jenis ini biasanya disesuaikan dengan jenis atau tujuan kredit uang yang Anda ajukan. Skema bunga flat biasanya menjadi pilihan banyak orang karena tidak akan membebani mereka ketika situasi perekonomian sedang memburuk yang berakibat pada naiknya suku bunga.

Jenis bunga lainnya yang biasanya diterapkan oleh lembaga keuangan adalah bunga mengambang atau floating. Berbeda dengan bunga flat, bunga mengambang akan membebani para peminjam dengan persentase bunga yang berbeda-beda di tiap periodenya. Biasanya, persentase bunga yang diterapkan akan disesuaikan dengan suku bunga acuan yang diberikan Bank Indonesia atau berdasarkan kebijakan lembaga keuangan tersebut. Ketika situasi ekonomi sedang baik, bunga mengambang dapat menjadi solusi bagi Anda yang ingin mengajukan kredit uang. Namun, bersiaplah untuk menerima bunga dengan persentase yang lebih besar ketika situasi ekonomi sedang memburuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+