4 Tumbuh Kembang Bayi Agar Para Mama Memahami Perkembangannya

25 Maret 2020

Memiliki buah hati merupakan hal yang selalu didamba-dambakan oleh para pasutri terutama yang baru menikah. Hadirnya buah hati ditengah-tengah keluarga pun menjadi bagian kebahagiaan yang tidak tergantikan.

Karena hal ini setiap orang tua pun pasti menginginkan yang terbaik dalam merawat dan membesarkan bayinya. Setiap orang tua pasti tak ingin melewatkan setiap pertumbuhan dan perkembangan anak mulai dari bayi hingga ia dewasa. Bagi orang tua baru kenali 4 tahap tumbuh kembang pada bayi berikut ini agar tidak melewatkan masa tersebut.

4 Tumbuh Kembang Bayi Agar Para Mama Memahami Perkembangannya

Tumbuh Kembang Bayi Agar Para Mama Memahami Perkembangannya

Tumbuh Kembang Bayi Agar Para Mama Memahami Perkembangannya

1. Usia minggu pertama Sampai 3 bulan

Di minggu pertama, bayi sudah bisa mengenali suara ibunya walaupun telinganya belum bisa mendengar dengan sempurna. Selain itu, bayi juga sudah bisa menggenggam tangan sang ibu. Di masa ini orang tua harus ekstra hati-hati terhadap tumbuh kembang bayi tersebut. Sebab, bayi baru lahir cenderung lebih sensitif dalam segala hal.

Saat bulan pertama, bayi akan mulai merespons suara, mengangkat kepala serta memandang wajah. Ia pun sudah mampu melihat pola warna hitam dan putih. Dibulan berikutnya bayi sudah mampu mengangkat kepalanya dengan spontan. Lalu di bulan ketiga kepalanya bisa lebih tegak dan stabil. Selain itu, ia sudah bisa mengenali wajah dan bisa diajak bermain.

2. Usia 4 sampai 6 bulan

Memasuki usia 4 bulan, tumbuh kembang bayi akan sangat membuat ibu merasa senang. Sang bayi sudah bisa menahan berat badannya dengan kaki. Ia juga sudah mulai mengoceh dan merespon dengan suaranya yang lucu saat ia di ajak berbicara. Tahap inilah yang biasanya membuat siapapun senang berinteraksi dengan bayi.

Di usia 5 bulan, bayi akan mulai bisa bermain sendiri dengan tangan dan kakinya. Kemudian, di bulan keenam bayi akan mulai belajar duduk. Lucunya lagi ia sudah bisa diberikan makanan pendamping ASI. Di sinilah tingkah bayi akan semakin bervariasi dan juga menggemaskan. Momen tersebut bisa menjadi momen yang paling menyenangkan bagi sang ibu.

3. Usia 7 sampai 9 bulan

Tumbuh kembang bayi di usia 7 bulan akan cukup membuat orang tua lebih waspada. Sebab, sang bayi sudah mulai belajar merangkak. Geraknya sudah mulai aktif. Sehingga jangan sampai lengah sedikitpun agar bayi tidak terjatuh atau terbentur. Bayi juga akan mulai meniru sedikit kata yang diucapkan orang dewasa.

Di bulan berikutnya ia akan mulai memegang kuat benda yang ia pegang lalu memindahkannya dari tangan satu ke tangan lainnya. Hingga usia 9 bulan bayi akan mulai meraih, memegang bahkan menjatuhkan barang di sekitarnya. Rasa penasarannya akan mulai bertambah karena indranya mulai peka dan berfungsi baik.

4. Usia 10 hingga 12 bulan

Memasuki usia 10 bulan, tumbuh kembang bayi memasuki tahap belajar berjalan. Ia akan mulai berdiri tanpa bantuan. Lalu ia juga akan mulai sedikit melangkahkan kakinya walaupun tangannya masih berpegangan pada orang tuanya atau sandaran di sekitarnya. Pada tahap ini bayi juga harus diawasi dengan baik karena resikonya ia bisa terjatuh karena tumpuannya belum kuat.

Pada usia 11 bulan bayi sudah bisa diberikan perintah oleh para orang tua. Misalnya mengambil barang disampingnya atau melakukan gerakan-gerakan yang bisa ia lakukan. Saat usia ini bayi bisa menjadi penghibur untuk orang dewasa. Lalu, di usia 12 bulan atau 1 tahun biasanya bayi sudah mulai melangkah untuk menunjukkan dan meraih keinginannya.

Demikianlah tahapan tumbuh kembang bayi dari usia 0 hingga 12 bulan. Bayi akan menjadi penghibur bagi orang tuanya dengan tingkahnya yang lucu. Setiap orang pasti menyukai bayi. Sebagai orang tua, perlu menjaga dan mengawasi bayi agar terlindung dari bahaya di sekitarnya.

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+